14 Nov 2008

bersyukurlah.

0 Comments

Assalamu'alaykum..

Hoh, ramai yang dah dapat keputusan sikit-sikit. Ramai juga yang tidak berpuas hati dengan keputusan diri sendiri. Samalah dengan tahun lepas, ramai yang tidak mendapat keputusan sebaik yang disangka. Tapi segalanya bukan aturan kita. Segalanya telah ditentukan sejak sebelum kita lahir lagi. Namun, usaha boleh mengubahnya.

Mungkin usaha kita tidak cukup untuk mendapat sebaiknya. Mungkin juga kita telah banyak berusaha tapi masih dapat keputusan yang kurang memuaskan. Apa pun, anggaplah ini ujian dari Allah s.w.t. yang ingin menguji kita sebagai hambanya.

Hari ini bukan segalanya. Hari esok masih ada. Selagi nyawa kita masih belum dipisahkan dengan jasad, selagi itulah kita perlu berusaha untuk membaiki diri agar tidak berulang lagi keputusan yang tidak diingini. Apa yang telah berlaku, telah berlalu jadikan sebagai satu pengajaran.

Ucapkanlah "Alhamdulillah" sentiasa. Bersyukurlah dengan keputusan yang dimiliki. Sesungguhnya ini ujian Allah.

Bak kata Atiqah, jangan gelabah dan jangan seram.

Jangan menggelabah dengan ujian yang menimpa. Inilah masanya untuk membuktikan kita mampu menangani ujian yang tiba. Ini baru Setara PPD, belum lagi PMR.

Tahun depan kita semua, Batch13, akan mengahadapi PMR. Buat yang terbaik dan buktikan kepada semua kita mampu melakukannya!

Wassalam..

11 Nov 2008

~Indahnya Persahabatan~

0 Comments

ASsalamualaikum~memandangkan cuti sekolah sudah bermula..ana ada satu kisah nk kongsi

dengan antum semua~jom enjoy~


Suatu hari ketika aku bertanya pada sahabatku “ Apa arti cinta dan persahabatan?” Sejenak ia pun terdiam, perlahan namun sangat mengena hati ia menjawab, "Sahabat adalah hujan di kala kemarau, air di tengah gurun pasir dan persahabatan adalah anggur bagi kehidupan."

Lantas aku bertanya apa maksudnya? Dengan senyumnya yang khas dia bilang bahwa sahabat adalah mereka yang tidak meniggalkanmu di kala susah dan mereka yang mengerti tentang segala kondisi kamu, mau berbagi di kala diminta maupun tidak diminta, mereka yang menghargaimu, menghargai orang lain dan mereka yang bertanggungjawab atas tindakanmu, serta terutama sekali adalah ia yang tahu dan mengerti kepada siapa seharusnya mempercayakan rahasia. Di sinilah indahnya persahabatan dan dari sini pula biasanya benih-benih cinta dan kasih itu tumbuh. Kemudian ia mengingatkanku bahwa uang tidak bisa digunakan untuk membeli teman, tetapi uang bisa mendapatkan musuh dari kelas yang lebih baik. Andai di dunia ini tidak ada cinta dan persahabatan, maka hidup akan serasa gersang, hampa dan tidak ada dinamika. Cinta dan persahabatan bisa membuat sesuatu yang berat menjadi ringan, yang sulit menjadi sederhana, permusuhan menjadi perdamaian dan yang jauh menjadi dekat. Itulah gambaran kekuatan cinta dan persahabatan.

"Sedalam itukah maknanya?" tanyaku. Kembali sahabatku menjawab,"Bisa lebih dari itu bahkan kita tidak dapat mengukur, sekalipun menggunakan alat ukur tercanggih yang ada di dunia. Sulit dan sangat sulit sekali mengukur keduanya, hanya orang-orang yang memiliki ketulusan hatilah yang mengerti akan cinta dan persahabatan, orang-orang yang tidak berprasangka buruk terhadap orang lain serta orang-orang yang yakin akan dirinya ketika ia berkata: aku mencintaimu”.

Memang demikianlah, sedikit gambaran mengenai cinta dan persahabatan antara dua individu atau lebih di muka bumi ini. Mungkin tanpa ini semua bumi akan segera hancur, tanpa ini pula perselisihan atas kesalahpahaman sedikit memicu konflik yang berkepanjangan, memicu perang dan saling bunuh antar umat manusia. Padahal kalau saja kita mengetahui, cukup banyak himbauan dalam al-Qur’an dan as-Sunnah untuk menjalin hubungan persahabatan dan persaudaraan di antara umat manusia, salah satu contohnya bisa dilihat dalam :

“Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu saling bersaudara.” (Qs. al-Hujurat 49:10)

“Dan orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, sebagian dari mereka adalah penolong [wali] bagi sebagian yang lain.” (Qs. at-Taubah 9:71).

“Hindarkan dirimu dari persangkaan buruk, sesungguhnya yang demikian itu adalah sebohong-bohong perkataan. Jangan mencari-cari aib orang lain, jangan memata-matai, jangan bersaingan menawar barang dengan maksud merugikan orang lain, jangan saling menghasut, jangan saling bermusuhan dan jangan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Dan tidaklah halal bagi seorang Muslim mendiamkan saudaranya sesama Muslim lebih dari 3 hari.”

“…Lantaran itu, damaikanlah di antara dua saudara kamu dan berbaktilah kepada Allah agar kamu diberi rahmat.” (Qs. al-Hujurat 49:10)

Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk menyadari bahwa cinta dan persahabatan tidak hanya merekayasa gerak-gerik tubuh, namun harus melibatkan pula aspek hati di dalamnya. Dengan kombinasi bahasa tubuh dan bahasa hati, kita akan mempunyai kekuatan untuk bisa berbuat lebih baik dan lebih bermutu daripada yang dilakukan orang lain pada kita.

Kembali sahabatku mengingatkan, bagaimana mungkin hidup kita akan tenang kalau di dalam hati masih tersimpan kebencian dan rasa permusuhan kepada sesama. Perhatikan keluarga kita, kelompok yang paling kecil di masyarakat. Bila di dalamnya ada beberapa orang saja yang sudah tidak saling tegur sapa, saling menjauhi, apalagi kalau di belakang sudah saling menohok dan memfitnah, maka rahmat Allah akan di jauhkan dari rumah tersebut. Dalam lingkup yang lebih luas, misalnya dalam sebuah negara. Bila di dalamnya sudah ada kelompok yang saling jegal, saling fitnah, atau saling menjatuhkan, maka dikhawatirkan bahwa bangsa dan negara tersebut akan terputus dari rahmat dan pertolongan Allah SWT.

Untuk mengakhiri tulisan ini, kembali sahabatku berpesan bahwa : ”Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu dapat mempercayakan rahasia” (Alessandro Manzoni). Dan sebaik-baik manusia ialah yang berguna bagi orang lain.

Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka.

Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.

Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan,

mereka menunjang dan membuka hatimu.

Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk aku, kau dan sahabat-sahabatku. Untuk mereka yang bertikai, untuk mereka yang mendamba akan hadirnya kedamaian, untuk mereka yang sedang memperkaya diri sendiri dengan merugikan orang lain, untuk mereka yang lalai akan janji-janji dan untuk mereka para pencari cinta.

2 Nov 2008

luahan seorang naqib..

0 Comments

asalamualaikum....

post ni ana dh copy dari dakwah net..n ana dh edit jdi pendek cket...


ana harap lepas korg sume bace citer kt bwah ni... korang igt balek usrah korg n naqib korang.. insyaAllah.

(sori..sbb panjang sgt)

PERMULAAN...

Kita sama-sama masih teringat ketika kita mula-mula

bertemu. Tidak ada yang lebih berbahagia di dalam hati

ini selain melihat wajah-wajah ceria pelajar-pelajar

baru yang begitu bersih dapat menjejakkan kaki ke

sebuah pusat pengajian Islam. Memang ayah bonda

menginginkan suatu yang terbaik buat mu. Mahukan

engkau menjadi orang yang terpelajar dan berguna

kepada mereka, kepada agama dan kepada negara.

Ketika hari pendaftaran, kami sama-sama menjengah diri

melihat muka-muka kalian. Kalian adalah ibarat rahmat

kepada kami kerana dari kaliannya kami mendapat

ketenangan dan kesejukan hati. Bagaimana..? akan kami

ceritakan segala-galanya nanti!

Kemudiannya kalian di heret ke sana kemari dengan

minggu pengenalan. Kalian didedahkan dengan apa yang

ada ditempat belajar yang baru ini. Moga kalian dapat

berta’aruf dengan cepat di alam baru ini. Kalian

bersolat jamaah dan berma’thurat sama-sama. Kalian di

dudukkan di dalam LDK dan kalian akhirnya menjejakkan

kaki ke malam terakhir pengenalan.

Kami masih mengintai-ngintai kalian. Bukan wajah dan

gaya… tetapi watak dan budi. Manakah di antara kalian

yang akan bersama kami? Manakah di kalangan kalian

yang akan mewarisi jejak kami?

Memang kami mengentahui dan menyedari.. kalian datang

dengan keinginan yang berbeza. Ada yang ingin mendapat

segulung sijil yang nantinya akan dipersembahkan

kepada ibu dan ayah. Ada yang tertolak kerana ayah dan

ibu menghendaki demikian. Kami faham itu semua… dan

itu semua tidak langsung penting bagi kami.

Kalian didudukkan di dalam usrah-usrah akhirnya. Kita

sama-sama saling mengenal, mendengar dan memberi.

Bercerita dan membaca. Berbincang dan bermesra.

Bukankah itu satu titik permulaan yang indah dalam

pengalaman hidup kita?

Kita kemudian bertemu lagi dalam tamrin dan dauroh.

Duduk dan mendengar.. makan dalam dulang bertemu

kepala. Kemudiannya tidur diatas lantar tanpa

hamparan. Kesemuanya menjadi detik manis dan kenangan

yang mungkin sukar dilupakan.

Dari situlah kesemuanya bermula… Kami memerhati dan

cuba mengenal. Siapakah dari kalangan kalian yang sudi

untuk bersama lebih memahami apa yang sedang kami

fikirkan?

Kami hanya ingin mengongsi beban yang sedang kami cuba

pikulkan selama ini. Kami faham ianya begitu berat dan

tidak mampu ditanggung oleh hanya dua tiga kerat

manusia yang lemah seperti kami. Bebannya berat dan

perjalanannya panjang. Hasilnya belum tentu diperolehi

di masa terdekat.

Kami berfikir dan berfikir … bagaimanakah cara terbaik

untuk mengenali siapa dari kalian yang berminat. Kami

adakan usrah… kami adakah tamrin dan kami adakan

dauroh.. kami adakan mukhayyam… dan entah apa lagi.

Semuanya adalah kerana cuba mengenali kalian..

disamping untuk memberi sedikit sebanyak kesedaran dan

ilmu...


TENGAH2 SKET..


Kami cuba memberi apa yang kami terdaya.

Segala-galanya adalah untuk menjadikan kalian orang

yang bermanfaat untuk Islam. Kami merasa kasihan

kepada Islam yang masih menagih cinta dan pengorbanan

dari penganutnya. Islam masih terumbang ambing

dicampak dan diheret oleh manusia liar. Islam yang

sepatutnya tinggi masih digilis-gilis dan dipijak.

Perit letih kami tidak sia-sia. Kalian mula melangkah

ke garisan-garisan akhir bersama kami dengan sabar dan

tekun. Kalian langsung tidak menunjukkan rasa jemu dan

bosan. Walaupun telah ada dikalangan kalian yang telah

kecundang setelah beberapa lama, namum kalian masih

thabat teguh


AKHIR..

ari berganti hari.. kami di sini terus dengan

kesibukkan melayan adik-adik kalian yang terus tiba

semester demi semester dan cuba untuk menjadi pelapis

kepada kalian. Mereka bersemangat untuk meneruskan apa

yang telah dilakukan oleh kalian. Mereka masih ingat

ketika kalian bersama-sama mereka di usrah, tamrin,

dauroh dan mukhayyam. Mereka masih ingat.. kalianlah

yang mendidik mereka dan mengasuh mereka sedikit

sebanyak.

Apa yang telah terjadi kepada kalian?

Apa yang telah kalian lakukan?

Kami mula sebak… ketika huruf-huruf ini disusun, kami

tidak dapat menahan air mata lagi. Bersama baris-baris

yang keluar… kami iringi dengan cucuran yang tidak

dapat ditahan..!


cop!! siape nak nangis tu(yg nk)..simpan dulu..lbeh baik nangis di cerita sebenar.. di..

http://dakwah.info/index.php?option=com_content&task=view&id=158&Itemid=2


sekian...



25 Oct 2008

Uji Bakat Depikir > Debat

0 Comments

assalamualaikum w.b.t

pada 10 dan 11 November 2008 akan diadakan sebuah Uji Bakat Kelab De'pikir [Debat. Pidato. Pemikir].
details seperti berikut:

Tarikh : 10 dan 11 November 2008
Hari : Isnin dan Selasa [cuti sekolah]
Sasaran : Tingkatan 1 & Tingkatan 2
Tarikh Tutup [beri nama] : 30 Oktober 2008 [Jumaat]

Terbahagi kepada 2 kategori : Bahasa Malaysia dan Bahasa Inggeris.

Satu Kumpulan 4 Ahli [tertakluk kepada pindaan pihak pengurusan]

Isikan nama di borang-borang yang terdapat di:
-hadapan bilik guru perempuan [papan kenyataan bidang bahasa]
-hadapan bilik guru lelaki
-hadapan kooperasi
-hadapan perpustakaan
-hadapan musolla banin dan banat

rujuk iklan dan pihak pengurusan untuk maklumat lanjut.
info tambahan akan diumumkan.



Jadual Peperiksaan Semester 2.

0 Comments

bismillahirrahmanirrahim.
assalamualaikum w.b.t

Jadual Peperiksaan Semester 2 2008 - Tingkatan 2
[Bukan Tahfiz]

Khamis 29 Oktober 2008

8.00 a.m. > 9.30 a.m.
Fiqh Islami

11.05 a.m. > 12.35 p.m.
QTH

2.45 p.m. > 3.45 p.m.
Komputer

Jumaat 30 Oktober 2008

8.00 a.m. > 9.30 a.m.
Aqidah

11.00 a.m. > 12.30 p.m.
Fiqh Sirah

Jadual Peperiksaan Semester 2 - Setara JB 2008

Isnin 3 November 2008

8.15 a.m. > 915 a.m.
BM 1

10.05 a.m > 12.05 p.m.
BM 2

2.30 p.m. > 3.45 p.m.
Sejarah

Selasa 4 November 2008

8.15 a.m. > 9.15 a.m.
BI 1

10.05 a.m. > 12.00 p.m.
BI 2

2.15 p.m. > 3.30 p.m.
Mathematics 1

Rabu 5 November 2008

8.15 a.m. > 9.15 a.m.
Science 1

10.35 a.m. > 12.05 p.m.
Science 2

2.15 p.m. > 3.45 p.m.
KHB [KMT & ERT]

Khamis 6 November 2008

8.00 a.m. > 9.45 a.m.
Mathematics 2

10.35 a.m. > 12.35 p.m.
Pendidikan Islam

2.15 p.m. > 3.45 p.m.
Pendidikan Sivik & Kewarganegaraan

Jumaat 7 November 2008

8.00 a.m. > 9.15 a.m.
Geografi

10.00 a.m. > 12.30 p.m.
Bahasa Arab Komunikasi

p/s: sori sebab jadual tahfiz tak ada.

24 Oct 2008

Peperiksaan Semester Dua

0 Comments

salam kpd rakan seperjuangan~

sempena peperiksaan yg akan tiba tidak lama lagi,
ana nak memberi sedikit nasihat kat antum semua banin mahupun banat.
nasihat ana ialah :

(i) : jangan lah antum belajar kerana ingin menghadapi peperiksaan tetapi belajar lah kerana ingin menguasai ilmu yang antum dapat.

(ii) :belajar lah dengan bersungguh-sungguh dengan impian ingin kan kejayaan di dunia dan akhirat,Insya-Allah.

(iii) : buatlah qiyam setiap pagi dan janganlah buat kerana peperiksaan.

itu sajalah nasihat ana.sesungguhnya usaha+doa+tawakkal akan menghasilkan sebuah kejayaan.jangan lah hanya mencari kejayaan di dunia tetapi carilah di dunia dan akhirat.
wassalam.ana mendoakan antum semua berjaya,Insya-Allah.

0 Comments


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini



Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

14 Oct 2008

enam ptanyaan imam syafie.....

0 Comments

Bismillah.....

1. Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia?

2. Apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia?
3. Apakah yang paling besar di dunia?
4. Apakah yang paling berat di dunia?
5. Apakah yang paling ringan di dunia?
6. Apakah yang paling tajam di dunia?

Pada suatu hari Imam Ghazali berkumpul bersama-sama dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya beberapa soalan:

PERTAMA : beliau bertanya apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia lalu muridnya menjawab :"Orang tua, guru, kawan dan sahabat". Imam Ghazali menjelaskan bahawa semua jawapan yang diberikan adalah benar tetapi jawapan yang paling tepat sekali bagi soalan ini ialah 'mati'. Sila rujuk surah Ali 'Imran ayat 185.

KEDUA : beliau bertanya apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia lalu muridnya menjawab :" negara China, bulan, matahari dan bintang". Lalu Imam Ghazali menegaskan bahawa semua jawapan yang diberi adalah betul tetapi yang paling betul ialah 'masa lalu'. Walau dengan apa cara sekali pun kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita mesti menjaga hari ini dan hari mendatang dengan amalan soleh agar kita tidak sesal di kemudian hari nanti.

KETIGA : beliau bertanya tentang apakah yang paling besar di dunia ini lalu muridnya menjawab: " Gunung, bumi, matahari". Lalu Imam Ghazali menjelaskan bahawa semua jawapan yang diberi adalah tepat tetapi yang paling tepat ialah 'nafsu'. Maka kita mesti berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu mengheret kita ke neraka jahanam. Rujuk surah al-A'raf ayat 179

KEEMPAT : beliau bertanya tentang apakah yang paling berat di dunia lalu muridnya menjawab :" besi, gajah". Imam Ghazali mengatakan bahawa semua jawapan adalah benar tetapi yang paling benar ialah 'menanggung amanah'. Segala tumbuhan, binatang, gunung ganang tidak sanggup memikul amanah tetapi manusia sanggup memikulnya ketika Allah meminta untuk memikul amanah khalifah di bumi. Manusia ramai yang rosak dan binasa kerana tidak mampu memikul amanah dengan baik akibat kecuaian dan kedegilan mereka dalam mengikut lunas yang telah ditetapkan oleh syarak.

KELIMA : beliau menyoal tentang apakah yang paling ringan di dunia lalu muridnya menjawab :" Kapas, angin, debu dan awan". Imam Ghazali menyatakan bahawa semua jawapan yang diberi adalah benar tetapi yang paling benar ialah 'meninggalkan sembahyang' kerana manusia sering mempermudah dan meringankan sembahyang disebabkan terlalu mementingkan urusan dunia.

KEENAM : beliau bertanya tentang apakah yang paling tajam di dunia lalu muridnya menjawab:''Pedang". Imam Ghazali mengatakan bahawa jawapan itu adalah betul tetapi yang paling betul ialah 'lidah manusia' di mana disebabkan lidah maka manusia suka menyakiti dan melukai perasaan orang lain sehingga berlakunya perbalahan dan perpecahan.

di copy paste dr blog wazien..